Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengikuti Workshop Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Ustadz Pesantren Muhammadiyah (PUPM) serta Buku Ajar Ilmu Alat Pesantren Muhammadiyah yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Jakarta, pada Selasa-Kamis, (3-5/2/2026)
Workshop ini bertujuan memperkuat kompetensi bahasa Arab para ustadz dan ustadzah serta santri Pesantren Muhammadiyah, sekaligus merampungkan rancangan awal silabus dan kurikulum Ilmu Alat Pesantren Muhammadiyah dan pengembangan kurikulum PUPM.
“LP2 PP senantiasa hadir melayani dan menyiapkan kader Ustadz dan Ustadzah yang mumpuni dalam kajian kitab turats, maka perlu dibuat buku panduan kurikulum PUPM dan buku ajar ilmu alat”, Ungkap Dr. Masykuri, M.Ed, dalam sambutannya sebagai ketua LP2 PP Muhammadiyah.
Hadir dalam acara tersebut mewakili UMP Muhammad Asdi Nurkholis, S.Pd.I., B.Ed. M.Pd., Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Arab UMP, sebagai tim penulis Ilmu Alat dan pengembangan Kurikulum PUPM, dan Bruri Abdussalam, Lc., M.A., Direktur Asrama Unggulan KH. Abu Dardiri UMP, sebagai tim pengembangan Kurikulum PUPM.
“Workshop ini sangat beririsan dengan prodi Pendidikan Bahasa Arab terutama untuk program PUPM yang saat ini telah berjalan di UMP dengan 12 mahasiswa, di sisi lain ilmu alat dalam workshop ini menjadi konsentrasi prodi PBA baik dalam nahwu, sharaf maupun balaghah, semoga hasil workshop ini akan semakin mencerahkan PBA kedepan”, ungkap Asdi.
Workshop Nasional tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor II UMJ Dr. Luqman Hakim, SE.Ak., M.Si, Wakil Rektor III Unismuh Makkasar, Dr KH Mawardi Pewangi, Dekan FAI UHAMKA, Prof. Ai Fatimah Nur Fuad, Lc., M.Si., MA., Ph.D dan perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah serta Pesantren Muhammadiyah, diantaranya Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Bandung, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Pesantren Muhammadiyah Al-Furqon Tasikmalaya dan MBS Hadikusumo Jakarta.
PBA UMP hadir dan terus berkomitmen mengawal kaderisasi ustadz Pesantren Muhammadiyah secara berkelanjutan.

